Gerobakan Lebih Ena: Gado-Gado dan Mie Aceh Armed
Abang-abang gerobak? Ya makanan
enak tidak harus makanan yang kita beli di restaurant atau café mahal. Nyatanya
saya seringkali menemukan makanan gerobakan pinggir jalan yang rasanya lebih
enak dengan harga terjangkau dibanding makanan restaurant. Namun tentu saja
kita harus pandai-pandai memilih karena belakangan ini banyak sekali makanan
pinggir jalan yang menggunakan bahan yang kurang berkualitas atau bahkan tidak
higienis sebagai bahan dasarnya.
Pada catatan kali ini yang masih
bertajuk #CoolinaryNotes episode 3,
saya akan membagikan pengalaman makan makanan pinggir jalan yang dijajajakan
melalui gerobak. Makanan yang akan saya review berikut dijual di Bandung semua
ya guys, jadi mungkin tidak ada cabangnya di kota lain.
Gado-Gado Raos
Alamat: Jalan Cisitu Lama antara Gang V dan Gang VI | Patokannya
adalah Gerobak berwarna Hijau sebrang tempat cuci motor, tempatnya agak
menjorok kedalam seperti bergabung dengan rumah.
Jam Buka: Setiap hari (09.00-15.00)
Gado-gado;
Pecel; Karedok adalah tiga makanan yang seringkali membuat saya agak bingung
bedanya tapi intinya ketiga makanan tersebut menggunakan sayur sebagai bahan
dasar dan saus kacang sebagai pelengkapnya.
Gado-Gado yang
saya pesan ini berisi lontong, tauge, tahu, kacang, selada dan telur rebus.
Untuk satu porsi gado-gado, harga yang dikenakan adalah 15K. Ketika kita
membeli akan diberikan dua buah kerupuk yaitu emping dan keripik udang. Untuk
rasanya cukup enak, sayuran yang digunakan masih segar. Meskipun ada beberapa sayuran
yang direbus namun tekstur sayuran masih terjaga dengan baik. Lontong yang
digunakan lembut tapi tidak lembek serta rasanya plain dengan aroma dedaunan. Saus kacang yang digunakan cukup
light, namun masih terasa gurih dan dominan manis (padahal saya minta
dipedaskan). Apabila pembaca sekalian melihat foto mungkin ada serbuk merah,
bubuk tersebut merupakan bubuk bon cabe yang saya tambahkan. Kebetulan saya
sangat menyukai pedas sehingga saya menambahkannya.
Secara
keseluruhan makanan ini patut dicoba baik untuk menu sarapan atau menu makan
siang. Porsi yang diberikan tidak terlalu sedikit ataupun banyak. Namun bila
Anda hendak datang kesini saya sarankan jangan datang saat jam makan siang
karena pasti akan sangat ramai. Mungkin jam antara 10-11 pagi menjadi jam yang
cocok untuk dikunjungi bila anda malas mengantri. Btw terakhir kali saya makan
disini (Mei 2019), makanan ini belum ada di go-food
ya jadi harus datang ke tempatnya langsung.
Waroeng
Aceh Armed
Alamat: Jalan Cigadung Raya Barat No.7, Cigadung, Kecamatan Cibeunying
Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat 40191
Jam Buka: Senin - Sabtu (17.00-00.00).
Abang gerobak yang satu ini saya dapatkan dari rekomendasi adik
tingkat saya. Di tempat ini ada banyak menu yang bisa kita pesan dari kie
tek-tek, mie goreng, mie rebus dan nasi goreng. Toping yang ditawarkan juga
banyak dari telur, ati ampela, seafood, daging ayam hingga daging sapi. Untuk
kali ini menu yang saya pesan adalah Mie Rebus Seafood dengan harga 25K.
Pesanan datang dengan selamat, namun saying tempat ini masih menggunakan
styrofoam padahal makanan yang saya
pesan juga masih dalam kondisi panas. Secara visual makanan ini sangat menggoda
dari warna kuah dan porsi yang menurut saya sangat banyak. Dalam sekali pesan
kita akan mendapat mie beserta kuah yang dipisah, sendok dan kerupuk bawang.
Mie yang digunakan berukuran cukup besar namun masih memiliki tekstur
kenyal dan tidak alot. Saya pribadi tidak suka mie yang tebal namun entah
kenapa kali ini saya dapat menghabiskannya. Untuk harga 25K, makanan ini sangat
worth it karena banyaknya toping didalamnya. Ada bermacam isian seperti telur,
tomat, sayur, udang dan cumi. Rasa pedas yang ada pada makanan ini berasal dari
irisan cabe rawit, kebetulan saya memesan level pedas namun bagi saya masih
kurang pedas. Rasa kuahnya enak sekali, gurih-asin dan manis serta tidak
terlalu kental.
Secara keseluruhan menu ini patut dicoba. Ketika saya melihat ulasan
di Google juga cukup bagus, dan rating di go-food
sekitar 4.7/5. Namun bila porsi makan anda tidak terlalu banyak seperti saya,
mungkin anda dapat membaginya dengan orang lain.


Komentar
Posting Komentar